←Holly Natasha

SETUP GUIDE

OPENAI DOTS: CARA SETUP + PROMPT LENGKAP

October 2, 2026 · 12 min read

Dots tetep kerja walau chat-nya kamu tutup. Yang nentuin kepake atau ngga bukan fiturnya, tapi prompt pertamanya. Ini 8 blok yang harus ada, prompt copy-paste lengkapnya, 4 level Custom Rules, dan cara nilai hasilnya.

Ini guide buat kamu yang udah comment "DOTS" di video.

OpenAI baru ngeluarin dots di DevDay 2026. Singkatnya: agent yang tetep kerja walaupun chat-nya kamu tutup. Dia punya komputer cloud sendiri lengkap sama browser, dan bisa nyambung ke app yang kamu pilih.

Tapi bagian yang nentuin ini kepake atau cuma mainan sehari itu bukan fiturnya. Itu cara kamu nyetelnya di prompt pertama. Di bawah ini aku tulis polanya, prompt lengkapnya, sama cara nilai hasilnya.

Jujur di depan: dots masih rolling out dan aku belum ngejalanin satu dot sampai selesai. Yang di bawah ini aku susun dari pengumuman resmi OpenAI, halaman dokumentasinya, sama guide setup-nya Daniel Ch. Bagian hasil tes aku tambahin nanti, setelah aku rekam sendiri.

Empat hal yang bikin dots beda: komputer cloud sendiri, app yang kamu pilih, Custom Rules, dan Activity View
Empat ini yang perlu kamu ngerti sebelum nulis prompt pertama.

Kesalahan setup nomor satu

Hal pertama yang orang lakuin pas dapet agent baru: ngasih daftar tugas. Riset kompetitor, bikin draft newsletter, rapihin Drive, cari ide konten.

Masalahnya bukan dia ga sanggup. Masalahnya daftar kayak gitu ga punya standar dan ga punya kapan selesai. Lima pekerjaan beda, lima standar beda, dan kamu ga nulis satu pun. Jadi dia nebak semuanya, dan kamu ga punya cara buat bilang hasilnya bagus atau ngga.

Yang dipakai di guide Daniel Ch itu kebalikannya: satu tanggung jawab yang jalan terus. Contoh dari use case kreator di pengumumannya: tiap ada transkrip wawancara baru masuk, dot-nya nyiapin ide klip, show notes, sama draft post buat kamu review.

Bedanya kelihatan di kata "tiap ada". Itu bukan tugas yang selesai hari ini, itu pekerjaan yang punya pemicu. Dan karena pemicunya jelas, standarnya bisa kamu tulis sekali buat selamanya.

Perbandingan daftar tugas acak dengan satu tanggung jawab yang punya enam bagian
Mulai dari yang berulang, bisa dicek, dan risikonya kecil. Jangan inbox pribadi atau akun yang ada duitnya.

Pilih tanggung jawab pertamanya

Tiga syarat: berulang, bisa diverifikasi, dan risikonya kecil.

Yang cocok buat percobaan pertama: ngecek pengumuman resmi kampus, halaman beasiswa yang publik, release notes sebuah produk, atau halaman status sebuah proyek. Semuanya sumber publik, jadi kamu bisa cek sendiri dalam 30 detik apakah dia ngarang atau ngga.

Yang jangan dulu: inbox pribadi, akun finansial, rekam medis, dan izin buat publish apa pun. Bukan karena dia pasti ngaco, tapi karena kamu belum tau polanya. Naikin aksesnya setelah kamu liat dia kerja beberapa putaran.

Delapan blok yang harus ada di prompt pertama

Tiap blok di bawah ini nutup satu cara dia bisa ngarang atau kelewat batas. Kalau kamu ngilangin satu, biasanya itu yang jadi masalah di hari ketiga.

Yang paling sering dilupain: blok standar dan contoh. Kalau kamu cuma bilang "bikin yang natural", dia harus nebak natural itu apa. Kasih satu dua output yang kamu udah setujui, terus jelasin kenapa yang itu lulus. Kalau kamu ga punya contohnya, suruh dia nanya ke kamu, jangan biarin dia nebak.

Yang kedua paling sering dilupain: bedain izin app sama izin aksi. App yang nyambung bukan berarti dia boleh ngelakuin semua hal di dalam app itu. Dua hal itu diatur terpisah di dots, dan prompt kamu harusnya ikut mempertegas.

Delapan blok prompt: tanggung jawab, kenapa penting, standar, sumber, ritme, format, otonomi, batas approval
Blok terakhir yang paling sering kepake: minta dia nunjukin plan dulu sebelum gerak.

Prompt lengkapnya, tinggal copy

Ganti yang di kurung siku sama detail kamu. Prompt ini tetep berguna walaupun kamu belum punya dots, tapi dengan satu catatan yang penting: nempelin ini ke chat ChatGPT biasa cuma ngasih kamu satu brief sekali jalan. Chat biasa ga bakal mantau sendiri.

Aku mau kamu pegang satu tanggung jawab yang jalan terus:
[HAL SPESIFIK YANG DIPANTAU].

Kenapa ini penting: [KEPUTUSAN ATAU KERJAAN YANG KEBANTU].
Buat siapa: [SIAPA YANG BACA DAN APA YANG BISA MEREKA LAKUIN].

Standar: [APA YANG HARUS ADA DI UPDATE YANG BAGUS, DAN APA YANG
HARUS DIHINDARI]. Ini [SATU ATAU DUA CONTOH YANG AKU SETUJUI] dan
alasan kenapa itu memenuhi standar. Kalau contohnya belum ada,
tanya aku, jangan nebak sendiri arti kata kayak "natural" atau
"bagus".

Sumber yang boleh: [URL RESMI YANG PUBLIK ATAU APP YANG UDAH AKU
SETUJUI]. Pakai cuma ini sampai kamu minta izin nambah. Taruh link
sumber langsung di sebelah tiap klaim faktual. Kalau sumbernya
ga bisa diakses atau ambigu, bilang.

Ritme cek: Mulai dari satu brief baseline sekarang. Habis itu
lanjut pantau kalau ada perubahan yang berarti. Kasih tau aku kapan
kamu bakal cek lagi. Lapor cuma kalau perubahannya ngubah tindakan
atau keputusan nyata. Kalau ga ada yang berarti, cukup satu baris
atau diem aja. Jangan bilang kamu udah ngecek sebuah sumber kalau
kamu ga bisa ngaksesnya.

Format tiap update yang berarti:
1) Apa yang berubah, sama link resmi dan tanggalnya.
2) Apa yang bisa aku lakuin beda gara-gara itu, plus syarat aksesnya.
3) Satu cara 30 detik buat aku cek sendiri.
4) Apa yang masih ga pasti atau butuh keputusan aku.

Otonomi: Kamu boleh riset, analisis, rapihin, dan bikin draft privat
pakai sumber dan app yang udah disetujui. App yang nyambung bukan
berarti kamu dapet izin buat semua aksi di dalamnya.

Batas approval: Jangan publish, posting, DM, email, share file,
keluar duit, hapus data, edit halaman live atau file aku, nyambungin
app baru, login ke website, atau ngubah setelan tanpa minta izin aku
dulu. Kalau sebuah aksi butuh akses yang kamu ga punya, tanya.
Pakai safeguard bawaan kamu juga, bukan cuma instruksi ini.

Sebelum mulai, tunjukin plan kamu: tanggung jawabnya, sumber dan app
plus izin yang dibutuhin, apa yang bakal kamu kerjain sendiri, ritme
update kamu, dan di titik mana kamu bakal berhenti minta approval.
Jangan mulai aksi apa pun ke luar sebelum aku review plan itu.
Habis itu baru bikin brief baseline-nya.

Kalimat paling berguna di situ ada di paragraf terakhir: tunjukin plan dulu. Itu yang bikin kamu bisa ngecek izin apa aja yang dia minta sebelum dia nyentuh apa pun, bukan setelahnya.

Kalimat kedua paling berguna agak terselip: "jangan bilang kamu udah ngecek sebuah sumber kalau kamu ga bisa ngaksesnya". Ini nutup kegagalan yang paling susah ketahuan, yaitu update yang kedengeran rapi padahal sumbernya ga kebuka.

Custom Rules: empat level, per jenis aksi

Di luar prompt, dots punya sistem aturannya sendiri. Dan ini bukan satu saklar on-off. Kamu nempelin satu dari empat perilaku ke tiap jenis tindakan, misalnya kirim pesan ke pelanggan atau hapus file project bersama.

Empatnya: jalan tanpa nanya, jalan cuma pas kamu bilang, minta izin dulu, atau balikin ke kamu buat dikerjain sendiri.

Di atas itu semua ada auto-review. Tiap aksi yang bisa ngaruh ke akun kamu atau nyebarin informasi dicek dulu ke instruksi kamu, izin app-nya, Custom Rules, sama syarat safety bawaannya. Hasilnya nentuin dia jalan sendiri, minta approval, atau nyerahin ke kamu. Ganti password itu contoh yang selalu diserahin ke kamu.

Satu hal yang ga bisa kamu matiin: konfirmasi buat login yang tersimpan. Custom Rules ga bisa ngelewatin itu. Dan di workspace, admin bisa matiin Custom Rules sepenuhnya, yang artinya aturan tersimpan jadi ga bisa diedit.

Empat level Custom Rules dari jalan sendiri sampai dibalikin ke kamu
Izin app ngatur dia bisa nyentuh apa. Custom Rules ngatur kapan dia boleh gerak. Dua hal yang beda.

Siapa yang udah bisa pakai

Dot pertama udah termasuk tanpa biaya tambahan di ChatGPT Pro 100, Pro 200, Pro 500, sama Business Premium.

Bikinnya di app desktop atau di ChatGPT lewat browser desktop. Setelah setup, dot yang sama bisa kamu buka di app mobile. Mobile web belum didukung.

OpenAI bilang nanti bakal ada opsi nambah dot dan bayar buat naikin kecepatan atau beban kerja bulanannya, tapi harganya belum diumumin. Jadi buat sekarang: satu dot dulu.

Rollout-nya bertahap, jadi kalau belum kelihatan di akun kamu, itu normal, bukan berarti setupnya salah.

Satu nuansa yang sering kelewat soal komputer cloud-nya: dia emang jalan waktu laptop kamu mati, tapi itu komputer cloud-nya, bukan komputer kamu. Tugas yang butuh komputer lokal kamu ga bisa jalan kalau komputer itu lagi mati.

Daftar ketersediaan dots dan hal-hal yang perlu diingat
Dicek 2 Oktober 2026. Rollout-nya masih gerak, jadi cek halaman resminya kalau ada yang berubah.

Cara nilai hasilnya

Tulis kriteria ini sebelum dia jalan, bukan setelah kamu baca jawabannya. Kalau dibikin belakangan, kamu bakal nyocokin kriteria ke jawaban, bukan sebaliknya.

Empat kriterianya: sumber, kegunaan, tindak lanjut, dan izin. Yang keempat paling penting di awal, karena itu yang ngasih tau kamu apakah batas yang kamu tulis beneran dia ikutin.

Buat laporan hasilnya, pakai satu kalimat yang susah dibantah: aku kasih dot satu tanggung jawab, dia ngelakuin ini, aku cek di sumber atau Activity, dan menurutku lulus atau belum, karena alasan yang bisa diliat.

Tabel empat kriteria penilaian: sumber, kegunaan, tindak lanjut, dan izin
Kalau satu baris di kolom kanan kejadian, berhenti dulu dan perketat prompt-nya sebelum nambah akses.

Yang bakal aku update

Yang belum ada di guide ini: hasil run aku sendiri. Berapa lama dia nyiapin brief baseline, apakah dia beneran berhenti minta izin di titik yang aku tulis, dan apakah update keduanya masih berguna atau udah mulai ngulang.

Begitu aku udah ngerekam satu tanggung jawab jalan beberapa putaran, bagian itu aku tambahin lengkap sama screenshot Activity-nya, termasuk kalau hasilnya ga sebagus yang diharepin.

Dokumentasi resmi buat Custom Rules, izin app, auto-review, sama Activity View.

Baca halaman kontrol dots

Written by Holly in Beijing. Notes get longer as I learn more. If you spot something off, find me in the footer.